Brief ChatGym — persona Rey

10 reels organik · 20 iklan video 20 detik · 30 iklan foto · frame + prompt siap tempel · subtitle .ass · dibuat 22 Agu 2026

Konsep: "Rey, murid yang dulu gagal"

Kenapa bukan 'coach'? Penonton nggak percaya guru PDKT. Mereka percaya orang yang senasib dan baru saja berhasil. Rey Adiputra (27, staf marketing, ngekos di Jaksel) = murid ChatGym yang dua tahun chat-nya mati di "halo", sekarang 40+ persona lulus. Semua konten = catatan latihannya, bukan ceramah.

Bedanya dari Arhan (ECCC): Arhan jual produk fisik — buktinya pabrik & kardus. ChatGym buktinya layar chat. Tapi AI video selalu salah tulis teks, jadi: video AI = wajah, tempat, emosi, suara; bukti layar = rekaman asli aplikasi yang ditempel editor (kolom "Sisipan editor" di tiap reel). Kombinasi ini jauh lebih meyakinkan daripada layar palsu hasil AI.

Tiga format dicampur supaya feed nggak seragam (pelajaran ECCC "semua sama, tempatnya sama"): T talk-to-cam (lip-sync) · V B-roll + voice-over · P POV tangan + voice-over. Lokasi dirotasi 12 tempat: kos, kafe, rooftop, gym beneran, parkiran motor, halte, kasur, warkop, mobil, taman, pantry kantor.

Aturan emas tiap video: headline hanya 3 detik lalu hilang · TANPA subtitle dari AI (bakar sendiri dari .ass yang sudah disiapkan) · layar HP selalu gelap/membelakangi lensa · semua benda polos · satu pengambilan tanpa sambungan · musik tidak putus · reels organik CTA menunjuk ke ATAS (nama akun), iklan CTA menunjuk ke BAWAH + penutup CHATGYM.

Harga di iklan mengikuti LP live saat brief dibuat: Member Rp149rb, sekali bayar, akses selamanya. Tidak ada klaim "gratis" karena paket gratis sedang dimatikan; kalau dihidupkan lagi, CTA "Coba gratis" bisa dipakai.

Wajah Rey (kunci identitas)

Semua frame dibuat dengan -i REY-anchor.png supaya wajahnya sama. Saat generate video di Higgsfield, unggah frame reel yang bersangkutan sebagai Image 1 (bukan anchor).

REY-anchor.png (9:16) · PROFIL-rey.png (1:1, foto profil IG)

Wardrobe lock: kaos polos hijau lumut + jam tangan hitam. Suara: pria 27, logat Jakarta sehari-hari, aku-kamu, cepat-jelas 150–165 kata/menit.

Setup Instagram

Usernamerey.chatgym — tanpa @ (cadangan: reylatihan, rey.latihanngobrol)
Nama profilRey | Latihan Ngobrol (23 karakter)
KategoriKreator digital / Pendidikan
Foto profilPROFIL-rey.png
BioRey • dulu 2 thn chat mati di "halo" 💬
Latihan 10 menit tiap malam, dinilai tiap pesan
Ikut latihan 👇
chatgym.id (≤150 karakter)
Linkhttps://chatgym.id
PengingatCentang "dibuat dengan AI" di tiap unggahan. Caption pakai aku-kamu, tanpa markdown.

Urutan posting & tes iklan

Reels organik (3×/minggu): R01 → R03 → R05 → R02 → R06 → R07 → R04 → R08 → R09 → R10. Story harian = potongan layar asli sesi (nilai ✅⚠️❌) dengan stiker tanya-jawab.

Iklan video (tes 3 adset awal, CBO): Adset PAIN = A01 + A02 + A03 · Adset CARA = A04 + A05 + A06 · Adset BUKTI = A07 + A12 + A18. Putaran 2 (pemenang + objeksi): A13, A14, A15, A16. Iklan foto: mulai 6 (F01, F04, F09, F12, F16, F24), rotasi tiap 5 hari.

Logo ChatGym

Gelembung chat berisi dumbbell — "ngobrol" + "gym" dalam satu bentuk, tetap terbaca di ukuran favicon. Vektor (SVG) untuk web & cetak, PNG transparan untuk tempel cepat.

logo-mark.svg / .pngIkon saja (gelembung + dumbbell). Favicon, avatar, stiker. ⬇ SVG ⬇ PNG
logo-mark-cream.svg / .pngIkon versi terang untuk latar navy/foto gelap. ⬇ SVG ⬇ PNG
logo-lockup.svg / .pngHorizontal: ikon + ChatGym. Header web, kop, footer iklan. ⬇ SVG ⬇ PNG
logo-lockup-cream.svg / .pngHorizontal versi terang. ⬇ SVG ⬇ PNG
logo-stack.svgVertikal + tagline. Cetak, merchandise, watermark. ⬇ SVG
logo-mark-mono-navy.svg / -cream.svgSatu warna, untuk sablon/stempel/latar ramai. ⬇ SVG ⬇ SVG
PROFIL-chatgym.pngFoto profil akun brand (1080×1080, krem). ⬇ PNG
PROFIL-chatgym-navy.pngFoto profil versi navy (kalau feed dominan terang). ⬇ PNG
logo-banner.pngBanner 1600×840 — sampul FB/YouTube, gambar OG. ⬇ PNG
favicon.svg / favicon-512.pngFavicon situs & ikon PWA. ⬇ SVG ⬇ PNG

Aturan pakai

Warna & huruf

Krem kertas#F7F2E9latar utama
Navy tinta#172033teks & gelembung logo
Merah tomat#D9372Baksen, tombol, batang dumbbell
Emas#E3A40AXP, level, sorotan
Abu teks#66718Ateks sekunder
Hijau lulus#1E8A4Cnilai lolos
Fraunces800 / 700judul & wordmark
Plus Jakarta Sans400–800teks isi
DM Mono400–500angka, label, skor

Nama, username & bio — tinggal salin

Batas Instagram: nama profil 30 karakter, bio 150 karakter (jumlah dihitung otomatis di bawah). Pilih salah satu bio, jangan gabungkan.

Instagram — akun brand (utama)

Usernamechatgym.id
cadangan: chatgym.app · chatgym.latihan
Nama profilChatGym · Latihan Ngobrol 25/30
25 karakter (batas 30)
KategoriAplikasi seluler / Pendidikan
Foto profilPROFIL-chatgym.png
unduh di daftar logo di atas
Linkhttps://chatgym.id
pakai domain sendiri, bukan tautan pihak ketiga
Bio A — lugas112 karakter
Gym buat skill ngobrol 💬
66 lawan latihan · dinilai tiap pesan
10 menit tiap malam, chat-mu berubah 👇
chatgym.id
Bio B — hasil120 karakter
Jago ngobrol itu latihan, bukan bakat 💬
Spar 6 ronde · rapor 5 dimensi · sertifikat
Mulai dari tingkat Easy 👇
chatgym.id
Bio C — masalah120 karakter
Chat-mu mati setelah "halo"? 💬
Latih opener-mu lawan 66 persona, dinilai tiap pesan
Sekali bayar, selamanya 👇
chatgym.id

Instagram — akun persona Rey (konten harian)

Usernamerey.chatgym
cadangan: reylatihan · rey.latihanngobrol
Nama profilRey | Latihan Ngobrol 21/30
21 karakter
KategoriKreator digital
Foto profilPROFIL-rey.png
tab Konsep & Setup IG
Linkhttps://chatgym.id
Bio A — cerita123 karakter
Rey • dulu 2 tahun chat mati di "halo" 💬
Sekarang latihan 10 menit tiap malam, dinilai tiap pesan
Ikut latihan 👇
chatgym.id
Bio B — progres107 karakter
Rey • 27 • Jakarta
Catatan latihan ngobrol: 18 persona lulus, closing 4 → 7
Latihannya di sini 👇
chatgym.id
Bio C — ajakan98 karakter
Rey • murid ChatGym 🥊
Spar tiap malam, gagal kucatat, lulus kuceritain
Gabung latihan 👇
chatgym.id

TikTok (reels yang sama, tanpa watermark IG)

Username brandchatgym.id
Username Reyrey.chatgym
NamaChatGym · Latihan Ngobrol 25/30
Linkhttps://chatgym.id
TikTok butuh 1.000 pengikut untuk tautan bio — sementara tulis domainnya di teks bio
Bio TikTok brand74 karakter
Gym buat skill ngobrol 💬 66 lawan latihan, dinilai tiap pesan → chatgym.id
Bio TikTok Rey70 karakter
Dulu chat-ku mati di "halo". Sekarang latihan tiap malam. → chatgym.id

Halaman Facebook & Meta Ads

Nama HalamanChatGym 7/30
jangan tambah embel-embel; nama pendek lebih dipercaya di iklan
Nama pengguna@chatgym.id 11/30
KategoriAplikasi / Kursus
Foto profil / sampulPROFIL-chatgym.png / logo-banner.png
Situshttps://chatgym.id
TombolPelajari Lebih Lanjut → https://chatgym.id
Deskripsi singkat81 karakter
Gym buat skill ngobrol. 66 lawan latihan, dinilai tiap pesan, dibedah Guru Coach.
Deskripsi panjang241 karakter
ChatGym melatih kemampuan membuka dan menjaga obrolan. Kamu spar 6 ronde melawan persona latihan, tiap pesanmu dinilai dan dikasih versi yang lebih baik, dan selesai sesi Guru Coach membedah gaya ngobrolmu. Sekali bayar, akses selamanya. 18+

Situs & metadata (isi di kode LP)

Domainchatgym.id
utama; chatgym.pages.dev tetap jalan sebagai cadangan
Nama aplikasi (PWA)ChatGym 7/30
manifest.json → name & short_name
Faviconfavicon.svg
Gambar OGlogo-banner.png atau assets/lp/og.jpg
1600×840
Emailhalo@chatgym.id
cadangan: admin@chatgym.id
Judul halaman47 karakter
ChatGym — Jago ngobrol itu latihan, bukan bakat
Deskripsi meta150 karakter
Gym buat skill ngobrol: spar 6 ronde lawan 66 persona latihan, tiap pesan dinilai, selesai sesi dibedah Guru Coach. Sekali bayar, akses selamanya. 18+
Judul OG45 karakter
ChatGym — latihan ngobrol, dinilai tiap pesan

Memasang domain chatgym.id

  1. Beli chatgym.id (cek 22/8: masih tersedia menurut RDAP PANDI). Registrar .id butuh KTP; beli manual — API Hostinger hanya untuk atur DNS, bukan pembelian.
  2. Cloudflare dashboard → Websites → Add a site → chatgym.id → salin dua nameserver yang diberikan.
  3. Di registrar, ganti nameserver domain ke dua nameserver Cloudflare tadi. Tunggu propagasi (biasanya < 1 jam, maksimal 24 jam).
  4. Cloudflare → Workers & Pages → project chatgym → Custom domains → Set up a domain → isi chatgym.id, ulangi untuk www.chatgym.id. Sertifikat otomatis.
  5. Setelah aktif: ganti tautan bio semua akun ke chatgym.id, dan di kode LP ubah og:image/canonical ke domain baru. Tautan lama chatgym.pages.dev tetap hidup, jadi iklan berjalan tidak putus.
  6. Brief ini sudah memakai chatgym.id di semua tautan dan caption — tidak perlu diubah lagi.

Cara produksi (urutan yang benar)

  1. Unduh frame reel/iklan dari tab masing-masing (PNG 1080×1920). Periksa: wajah = Rey, headline benar ejaannya, layar HP gelap, tidak ada tulisan lain. Kalau ada cacat, salin "prompt frame (codex)" dan generate ulang.
  2. Higgsfield → https://higgsfield.ai/ai/video → tab References. Klik ikon gambar di "Add references" → Upload file → pilih frame → tunggu thumbnail muncul → KLIK LAGI thumbnail-nya supaya terpilih (terunggah ≠ terpilih).
  3. Model Seedance 2.5 · Durasi 20s · Rasio 9:16 · Resolusi 720p · Unlimited mode ON. (Setelah reload halaman, semua ini kembali ke bawaan — setel ulang.)
  4. Tempel prompt: klik tombol "Salin PROMPT VIDEO" di kartu, lalu di kolom prompt Higgsfield: klik → Ctrl+A → Ctrl+V. Pastikan tombol bertuliskan "Generate | Unlimited".
  5. Subtitle: video dari AI sengaja polos. Unduh .ass di tiap kartu (5 baris VO sudah diberi waktu sesuai ketukan; Arial 30, putih, garis tepi 3.2, MarginV 96), lalu bakar:
    ffmpeg -i R01.mp4 -vf "ass=R01.ass" -c:a copy R01-sub.mp4
  6. Sisipan layar (reels organik): rekam sesi asli di chatgym.id (screen record HP), potong momen yang disebut di kolom "Sisipan editor", tempel di sepertiga atas pada detik yang ditulis. Ini bukti produk yang paling meyakinkan — jangan dilewati.
  7. Iklan video: penutup CHATGYM + panah ke bawah sudah ada di prompt (detik 18,5–20,0). Link iklan → chatgym.id. Headline iklan di Ads Manager ≤8 kata (ambil dari headline frame).
Kalau Higgsfield menolak: (1) "sensitive content" → cek kata pemicu; semua prompt di sini sudah disaring (0 kata berisiko), jadi biasanya dari frame: ganti frame. (2) "copyright" → frame memuat label/tulisan selain headline — generate ulang frame. (3) Prompt terpotong → panjang prompt di sini 4,7–5,1 ribu huruf, aman.

Generate ulang frame (PC): python "C:\Users\user\.agents\skills\chatgpt-imagegen\chatgpt-imagegen" "PROMPT" -o R01-frame.png --size 1080x1920 --backend codex -i img/REY-anchor.png — cek rasio hasil 1,70–1,85 (kadang model memberi 2:3, ulangi).

10 Reels organik — CTA ke atas (follow), tanpa penutup

Unggah frame sebagai Image 1 → Seedance 2.5 · 20s · 9:16 · 720p · Unlimited → tempel prompt. Subtitle dibakar sendiri dari .ass.

R01-frame.png · 1080×1920
R01 · Talk-to-cam (lip-sync) · kos

Dua tahun nol yang bales

DUA TAHUN
NOL YANG BALESini ceritaku
0,0–0,3dia sudah duduk condong ke lensa di meja kos, tangan kanan mengangkat HP yang layarnya gelap lalu menepuk dahinya pelan
0,3–4,2Dua tahun, nol cewek yang bales chat-ku.
4,2–8,1Pembukaku selalu sama: halo, lagi apa, anak mana, kerja di mana.
8,1–12,0Ternyata bukan mukaku yang salah, tapi caraku nanya yang bikin dia males tiap kali.
12,0–15,9Sekarang aku latihan tiap malam sepuluh menit, enam ronde, dinilai tiap pesan.
15,9–20,0Follow, kuceritain pelan-pelan dari nol.
Tekanan: nol, caraku nanya, sepuluh menit · Musik: piano sendu pelan di awal, naik hangat dengan gitar akustik saat dia menemukan jawabannya, puncak cerah menjelang ajakan follow
Sisipan editor: tempel rekaman layar asli aplikasi (chat pertama ke Dinda: 'halo' → ❌ Mode wawancara) di sepertiga atas pada detik 4 sampai 8.
Caption: Dua tahun chat-ku mati di 'halo'. Bukan mukaku yang salah — caraku nanya. Sekarang latihan tiap malam 10 menit. #chatgym #latihanngobrol
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('DUA TAHUN / NOL YANG BALES', plus baris kecil 'ini ceritaku'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk condong ke lensa di meja kos, tangan kanan mengangkat HP yang layarnya gelap lalu menepuk dahinya pelan.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menunjukkan tiga jari satu per satu sambil meringis, lalu menjatuhkan tangan ke meja; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dua tahun, nol cewek yang bales chat-ku.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menunjuk wajahnya sendiri lalu menggeleng, kemudian mengetuk pelipisnya dua kali; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Pembukaku selalu sama: halo, lagi apa, anak mana, kerja di mana.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat HP gelap itu lagi, memutar pergelangan seolah melihat jam, lalu mengangguk mantap ke lensa; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ternyata bukan mukaku yang salah, tapi caraku nanya yang bikin dia males tiap kali.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dengan senyum lebar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sekarang aku latihan tiap malam sepuluh menit, enam ronde, dinilai tiap pesan.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dengan senyum lebar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, kuceritain pelan-pelan dari nol.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "nol", "caraku nanya", "sepuluh menit". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: piano sendu pelan di awal, naik hangat dengan gitar akustik saat dia menemukan jawabannya, puncak cerah menjelang ajakan follow. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R02-frame.png · 1080×1920
R02 · B-roll + voice-over · gym

Gym buat otot ngobrol

GYM BUAT
OTOT NGOBROLserius, ada gym-nya
0,0–0,3dia sudah berjalan masuk gym sambil mengangkat satu dumbbell ringan ke arah lensa dengan senyum tipis
0,3–4,2Ngobrol itu otot, bukan bakat lahir.
4,2–8,1Otot nggak tumbuh dari nonton video orang angkat beban tiga jam.
8,1–12,0Dia tumbuh dari ronde demi ronde, dinilai, salah, diulang sampai benar.
12,0–15,9Di ChatGym aku spar lawan enam puluh enam persona, tiap pesan dapat nilai.
15,9–20,0Follow kalau mau ikut latihan bareng tiap malam.
Tekanan: otot, ronde demi ronde, enam puluh enam · Musik: ketukan drum pelan bertenaga sejak awal, menebal saat memukul samsak, puncak penuh semangat di ajakan follow
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli: kartu nilai ✅ Lolos + versi lebih baik, detik 12 sampai 15.
Caption: Ngobrol itu otot. Nggak tumbuh dari nonton tips — tumbuh dari ronde yang dinilai. #chatgym #gymngobrol
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — gym kecil lingkungan yang sederhana: rak dumbbell, samsak tinju, lantai karet, lampu neon, tanpa poster. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('GYM BUAT / OTOT NGOBROL', plus baris kecil 'serius, ada gym-nya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berjalan masuk gym sambil mengangkat satu dumbbell ringan ke arah lensa dengan senyum tipis.
detik 0,3 sampai 4,2: dia meletakkan dumbbell di rak dan menatap samsak sambil mengelap telapak tangan; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ngobrol itu otot, bukan bakat lahir.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia memukul samsak tiga kali pelan berirama, kamera mengikuti dari samping; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Otot nggak tumbuh dari nonton video orang angkat beban tiga jam.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia duduk di bangku gym, mengangkat HP yang layarnya membelakangi lensa, lalu mengacungkan jempol; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dia tumbuh dari ronde demi ronde, dinilai, salah, diulang sampai benar.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia berdiri dan menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Di ChatGym aku spar lawan enam puluh enam persona, tiap pesan dapat nilai.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia berdiri dan menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow kalau mau ikut latihan bareng tiap malam.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "otot", "ronde demi ronde", "enam puluh enam". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: ketukan drum pelan bertenaga sejak awal, menebal saat memukul samsak, puncak penuh semangat di ajakan follow. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R03-frame.png · 1080×1920
R03 · Talk-to-cam (lip-sync) · kafe

Tiga pembunuh chat pertama

3 PEMBUNUH
CHAT PERTAMAaku kena ketiganya
0,0–0,3dia sudah mengangkat tiga jari ke lensa sambil mengernyit, es kopi di samping tangannya
0,3–4,2Tiga pembunuh chat pertama, aku kena semua.
4,2–8,1Satu: halo doang, dia yang disuruh mikir bahan obrolan dari nol.
8,1–12,0Dua: mode wawancara, umur, kerja, domisili, kayak seleksi karyawan baru.
12,0–15,9Tiga: muji cantik duluan, padahal itu pesan ke empat puluh satu yang dia terima hari itu.
15,9–20,0Follow, besok kubahas obatnya satu-satu.
Tekanan: tiga, wawancara, empat puluh satu · Musik: gitar akustik ringan berkedip, tiap poin diberi ketukan kecil, menutup cerah
Sisipan editor: sisipkan tiga potongan layar asli (❌ halo doang, ❌ mode wawancara, ⚠️ pujian fisik) bergantian tiap 4 detik.
Caption: 3 pembunuh chat pertama: 'halo' doang, mode wawancara, muji cantik duluan. Aku kena semua. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kedai kopi minimalis terang di dekat jendela besar pagi hari, meja kayu, satu es kopi di gelas polos, cahaya siang lembut. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('3 PEMBUNUH / CHAT PERTAMA', plus baris kecil 'aku kena ketiganya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah mengangkat tiga jari ke lensa sambil mengernyit, es kopi di samping tangannya.
detik 0,3 sampai 4,2: dia melipat satu jari dan memiringkan kepala bosan seolah menirukan orang yang males; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga pembunuh chat pertama, aku kena semua.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia melipat jari kedua, tangan kirinya mengetuk meja tiga kali cepat seperti mengisi formulir; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Satu: halo doang, dia yang disuruh mikir bahan obrolan dari nol.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia melipat jari terakhir, lalu menggeleng sambil tertawa kecil dan menyeruput es kopinya; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dua: mode wawancara, umur, kerja, domisili, kayak seleksi karyawan baru.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dengan anggukan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga: muji cantik duluan, padahal itu pesan ke empat puluh satu yang dia terima hari itu.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dengan anggukan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, besok kubahas obatnya satu-satu.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "tiga", "wawancara", "empat puluh satu". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: gitar akustik ringan berkedip, tiap poin diberi ketukan kecil, menutup cerah. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R04-frame.png · 1080×1920
R04 · POV tangan + voice-over · rooftop

Ronde satu lawan Dinda

RONDE 1
LAWAN DINDAbio: no to small talk
0,0–0,3sudut pandang mata sendiri: dua tangan memegang HP dengan layar gelap membelakangi lensa, ibu jari mulai mengetik, latar rooftop sore
0,3–4,2Ronde satu lawan Dinda, alergi small talk.
4,2–8,1Bionya jelas banget: yes to coffee, no to small talk, titik.
8,1–12,0Dulu aku balas: hai, anak mana. Langsung dingin, dibaca doang, tamat.
12,0–15,9Sekarang aku angkat bionya: deal, kopi Sabtu jam empat, tempat kamu yang pilih.
15,9–20,0Follow buat lihat dia bales apa.
Tekanan: small talk, dingin, kopi Sabtu · Musik: ketukan elektronik pelan penasaran, menahan napas di bagian balasan dingin, naik hangat di bagian kopi Sabtu
Sisipan editor: SELURUH klip = layar HP harus ditempel rekaman asli sesi Dinda (mode POV). Layar di video AI sengaja gelap untuk ditimpa.
Caption: Ronde 1 lawan Dinda — bionya 'no to small talk'. Dulu kubalas 'anak mana'. Sekarang kubalas pakai bionya. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — rooftop kos saat matahari sore, pagar polos, jemuran kosong, gedung kota samar di belakang. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('RONDE 1 / LAWAN DINDA', plus baris kecil 'bio: no to small talk'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, sudut pandang mata sendiri: dua tangannya dan HP terlihat di bagian bawah bingkai, latar tempat di belakang. Kamera berubah tiap ketukan: dekat ke tangan, sedikit menjauh, miring ke cahaya, condong ke depan, mengangkat menutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: sudut pandang mata sendiri: dua tangan memegang HP dengan layar gelap membelakangi lensa, ibu jari mulai mengetik, latar rooftop sore.
detik 0,3 sampai 4,2: ibu jari kiri menggulir pelan, kepala HP sedikit dimiringkan ke arah cahaya sore; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ronde satu lawan Dinda, alergi small talk.".
detik 4,2 sampai 8,1: tangan kanan mengetik cepat lalu berhenti, telapak tangan membuka ke samping seperti menyerah; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Bionya jelas banget: yes to coffee, no to small talk, titik.".
detik 8,1 sampai 12,0: kedua ibu jari mengetik lebih yakin, HP diangkat sedikit lebih tinggi, bahu tampak santai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dulu aku balas: hai, anak mana. Langsung dingin, dibaca doang, tamat.".
detik 12,0 sampai 15,9: satu tangan mengangkat HP ke atas bingkai seolah menunjuk nama akun, jemari melambai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sekarang aku angkat bionya: deal, kopi Sabtu jam empat, tempat kamu yang pilih.".
detik 15,9 sampai 20,0: satu tangan mengangkat HP ke atas bingkai seolah menunjuk nama akun, jemari melambai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow buat lihat dia bales apa.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "small talk", "dingin", "kopi Sabtu". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: ketukan elektronik pelan penasaran, menahan napas di bagian balasan dingin, naik hangat di bagian kopi Sabtu. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R05-frame.png · 1080×1920
R05 · Talk-to-cam (lip-sync) · warkop

Dinilai tiap pesan

DINILAI
TIAP PESANbukan di akhir
0,0–0,3dia sudah duduk di bangku kayu warkop, menjentikkan jari ke arah lensa, gelas kopi hitam di sampingnya
0,3–4,2Tiap pesan dapat nilai, bukan di akhir.
4,2–8,1Centang hijau artinya lolos. Segitiga kuning artinya kurang tajam, perlu diasah.
8,1–12,0Silang merah artinya gugur, lengkap alasannya plus versi yang lebih baik.
12,0–15,9Satu sesi enam ronde, tiap ronde harus meyakinkan dia dua kali berturut.
15,9–20,0Follow, kutunjukin nilai terjelekku minggu ini, jujur.
Tekanan: tiap pesan, gugur, dua kali · Musik: irama perkusi ringan seperti ketukan meja, aksen kecil tiap simbol nilai disebut, menutup hangat
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli kartu nilai ✅ ⚠️ ❌ pada detik 4 sampai 12.
Caption: Tiap pesan dinilai: ✅ lolos, ⚠️ kurang tajam, ❌ gugur + versi lebih baik. Bukan nilai di akhir. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — warung kopi pinggir jalan saat senja: bangku plastik, bangku kayu, gelas kopi hitam, lampu gantung kecil, dinding polos. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('DINILAI / TIAP PESAN', plus baris kecil 'bukan di akhir'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di bangku kayu warkop, menjentikkan jari ke arah lensa, gelas kopi hitam di sampingnya.
detik 0,3 sampai 4,2: dia membentuk tanda centang dengan telunjuk lalu membentuk segitiga dengan dua jari; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap pesan dapat nilai, bukan di akhir.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menyilangkan dua lengan di depan wajah lalu membukanya sambil mengangkat alis; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Centang hijau artinya lolos. Segitiga kuning artinya kurang tajam, perlu diasah.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat enam jari, lalu mengangkat dua jari sambil mengangguk tegas; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Silang merah artinya gugur, lengkap alasannya plus versi yang lebih baik.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil menyeringai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Satu sesi enam ronde, tiap ronde harus meyakinkan dia dua kali berturut.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil menyeringai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, kutunjukin nilai terjelekku minggu ini, jujur.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "tiap pesan", "gugur", "dua kali". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: irama perkusi ringan seperti ketukan meja, aksen kecil tiap simbol nilai disebut, menutup hangat. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R06-frame.png · 1080×1920
R06 · B-roll + voice-over · kasur

Malam gugur dua kali

GUGUR DUA KALI
MALAM ITU JUGAcerita beneran
0,0–0,3dia sudah berbaring miring di kasur remang, HP membelakangi lensa, dia mendesah dan menjatuhkan HP ke bantal
0,3–4,2Malam itu aku gugur dua kali, sama Dinda.
4,2–8,1Pembuka pertama: halo. Dibales dingin dua kata, lalu hilang, dibaca doang.
8,1–12,0Kedua: anak mana. Dibilang kayak wawancara kerja, gugur lagi, malu.
12,0–15,9Ketiga aku diam dulu, baca profilnya lima menit, baru ngetik. Lulus tiga kali beruntun.
15,9–20,0Follow, ceritaku masih panjang banget.
Tekanan: dua kali, hilang, tiga kali · Musik: piano sunyi pelan, nyaris hening di bagian gagal, lampu tidur menyala diikuti nada hangat yang naik perlahan sampai puncak lega
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli tiga percobaan (❌, ❌, ✅) di sepertiga atas, urut.
Caption: Malam itu gugur dua kali. Percobaan ketiga aku diam dulu, baca profilnya. Lulus tiga kali beruntun. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar tidur remang malam hari, dia berbaring di kasur, wajah terutama disinari cahaya layar HP (layarnya sendiri membelakangi lensa), lampu tidur hangat. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('GUGUR DUA KALI / MALAM ITU JUGA', plus baris kecil 'cerita beneran'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berbaring miring di kasur remang, HP membelakangi lensa, dia mendesah dan menjatuhkan HP ke bantal.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menutup mata sebentar lalu mengangkat HP lagi dengan malas, cahaya layar menyinari wajahnya; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Malam itu aku gugur dua kali, sama Dinda.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia memutar badan telentang dan menutup wajah dengan lengan sebentar; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Pembuka pertama: halo. Dibales dingin dua kata, lalu hilang, dibaca doang.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia duduk tegak di kasur, menyalakan lampu tidur, menatap HP lebih lama lalu mulai mengetik pelan dan senyumnya tumbuh; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Kedua: anak mana. Dibilang kayak wawancara kerja, gugur lagi, malu.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum lelah tapi puas; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketiga aku diam dulu, baca profilnya lima menit, baru ngetik. Lulus tiga kali beruntun.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum lelah tapi puas; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, ceritaku masih panjang banget.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "dua kali", "hilang", "tiga kali". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: piano sunyi pelan, nyaris hening di bagian gagal, lampu tidur menyala diikuti nada hangat yang naik perlahan sampai puncak lega. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R07-frame.png · 1080×1920
R07 · Talk-to-cam (lip-sync) · kos

Closing-ku cuma empat

RAPORKU
CLOSING 4/10jujur aja
0,0–0,3dia sudah memegang HP yang layarnya membelakangi lensa, mengangkat delapan jari lalu empat jari sambil meringis
0,3–4,2Raporku: opener delapan, closing cuma empat.
4,2–8,1Artinya aku jago buka obrolan, tapi nggak pernah berani ngajak ketemu.
8,1–12,0Guru Coach baca seluruh transkrip, terus bilang: kamu nunggu dia yang ngajak.
12,0–15,9Sekarang tiap ronde dua aku tanam benih ketemu, bukan nunggu ronde terakhir.
15,9–20,0Follow, raporku kuupdate tiap minggu di sini.
Tekanan: empat, nunggu dia, ronde dua · Musik: gitar akustik jujur dan ringan, nada sedikit geli saat mengaku, menguat mantap di bagian benih ketemu
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli rapor Mahaguru (5 bar skor) detik 0 sampai 6.
Caption: Rapor Guru Coach: opener 8, closing 4. Aku jago buka, nggak berani ngajak. Sekarang benih ketemu di ronde 2. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('RAPORKU / CLOSING 4/10', plus baris kecil 'jujur aja'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah memegang HP yang layarnya membelakangi lensa, mengangkat delapan jari lalu empat jari sambil meringis.
detik 0,3 sampai 4,2: dia membuka kedua telapak tangan seperti menimbang, lalu menunduk malu sambil tertawa; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Raporku: opener delapan, closing cuma empat.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengetuk meja dua kali, menirukan suara guru dengan gaya serius, telunjuk terangkat; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Artinya aku jago buka obrolan, tapi nggak pernah berani ngajak ketemu.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menunjukkan dua jari lalu gerakan menanam dengan tangan di atas meja, mengangguk yakin; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Guru Coach baca seluruh transkrip, terus bilang: kamu nunggu dia yang ngajak.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dan mengedipkan mata; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sekarang tiap ronde dua aku tanam benih ketemu, bukan nunggu ronde terakhir.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun dan mengedipkan mata; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, raporku kuupdate tiap minggu di sini.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "empat", "nunggu dia", "ronde dua". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: gitar akustik jujur dan ringan, nada sedikit geli saat mengaku, menguat mantap di bagian benih ketemu. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R08-frame.png · 1080×1920
R08 · B-roll + voice-over · taman

Dia inget kamu

DIA INGET
KEGAGALANMUpersona punya memori
0,0–0,3dia sudah berjalan santai di jalur taman pagi, HP di tangan dengan layar membelakangi lensa, kamera mengikuti dari depan
0,3–4,2Persona di sini inget kegagalanmu minggu lalu, serius.
4,2–8,1Coba lagi ke Salsa, dia bilang: kamu lagi, yang kemarin ngelantur?
8,1–12,0Balasannya makin pendek kalau dia nggak tertarik: haha, o, yaudah, titik.
12,0–15,9Jam dua malam dia jawabnya beda banget sama jam sepuluh pagi, lebih santai.
15,9–20,0Follow, besok kubahas cara baliknya.
Tekanan: inget, makin pendek, jam dua malam · Musik: ukulele ringan ceria pagi, jeda lucu saat dia kaget, ketukan pelan malam yang berubah cerah
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli balasan pendek Salsa ('kamu lagi?') detik 4 sampai 8.
Caption: Persona-nya inget kegagalanmu minggu lalu. Balasannya makin pendek kalau dia bosan. Jam 2 malam beda sama jam 10 pagi. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — taman kota Minggu pagi: jalur lari, pepohonan, bangku taman, orang-orang jauh dan buram. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('DIA INGET / KEGAGALANMU', plus baris kecil 'persona punya memori'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berjalan santai di jalur taman pagi, HP di tangan dengan layar membelakangi lensa, kamera mengikuti dari depan.
detik 0,3 sampai 4,2: dia berhenti, membaca HP, lalu tertawa kaget dan menepuk dahi; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Persona di sini inget kegagalanmu minggu lalu, serius.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menunjukkan jarak kecil dengan ibu jari dan telunjuk yang makin merapat tiga kali; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Coba lagi ke Salsa, dia bilang: kamu lagi, yang kemarin ngelantur?".
detik 8,1 sampai 12,0: dia duduk di bangku taman, menguap pura-pura lalu duduk tegak segar sambil mengangkat HP; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Balasannya makin pendek kalau dia nggak tertarik: haha, o, yaudah, titik.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil berdiri; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Jam dua malam dia jawabnya beda banget sama jam sepuluh pagi, lebih santai.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil berdiri; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, besok kubahas cara baliknya.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "inget", "makin pendek", "jam dua malam". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: ukulele ringan ceria pagi, jeda lucu saat dia kaget, ketukan pelan malam yang berubah cerah. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R09-frame.png · 1080×1920
R09 · Talk-to-cam (lip-sync) · halte

Jago ngobrol itu latihan

JAGO NGOBROL
BUKAN BAKATini yang kupercaya
0,0–0,3dia sudah berdiri di trotoar pagi, menggeleng ke lensa sambil mengangkat satu tangan seperti membantah
0,3–4,2Jago ngobrol itu latihan, bukan bakat.
4,2–8,1Temenku yang luwes itu latihannya tiap hari, dari kecil, tanpa sadar.
8,1–12,0Aku nggak pernah, jadi aku mulai sekarang: sepuluh menit tiap sebelum tidur.
12,0–15,9Tiga minggu, delapan belas persona lulus, closing naik dari empat ke tujuh.
15,9–20,0Follow, latihan bareng tiap malam di sini.
Tekanan: latihan, sepuluh menit, delapan belas · Musik: ketukan langkah kaki ringan dan gitar pagi, naik mantap di bagian angka, menutup penuh semangat
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli skill radar (closing naik) detik 12 sampai 16.
Caption: Jago ngobrol itu latihan, bukan bakat. 3 minggu, 18 persona lulus, closing naik 4 → 7. #chatgym #latihanngobrol
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — trotoar kota yang sepi pagi hari di samping halte polos, pepohonan, cahaya lembut, tanpa papan terbaca. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('JAGO NGOBROL / BUKAN BAKAT', plus baris kecil 'ini yang kupercaya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berdiri di trotoar pagi, menggeleng ke lensa sambil mengangkat satu tangan seperti membantah.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menunjuk ke samping seolah menunjuk temannya, lalu menggerakkan jari seperti orang ngobrol lancar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Jago ngobrol itu latihan, bukan bakat.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menunjuk dirinya sendiri, lalu menunjukkan sepuluh jari dan pura-pura tidur dengan telapak di pipi; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Temenku yang luwes itu latihannya tiap hari, dari kecil, tanpa sadar.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat tiga jari, lalu menghitung dengan jari sambil mengangguk bangga; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Aku nggak pernah, jadi aku mulai sekarang: sepuluh menit tiap sebelum tidur.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum lebar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga minggu, delapan belas persona lulus, closing naik dari empat ke tujuh.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun sambil tersenyum lebar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Follow, latihan bareng tiap malam di sini.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "latihan", "sepuluh menit", "delapan belas". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: ketukan langkah kaki ringan dan gitar pagi, naik mantap di bagian angka, menutup penuh semangat. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
R10-frame.png · 1080×1920
R10 · Talk-to-cam (lip-sync) · rooftop

Mulai dari Easy

MULAI DARI
TINGKAT EASYjangan langsung Nadia
0,0–0,3dia sudah bersandar di pagar rooftop sore, mengangkat telapak tangan ke lensa seperti menahan
0,3–4,2Jangan langsung lawan Nadia, si diva SCBD.
4,2–8,1Mulai dari Easy: Salsa, Ayu, Tiara, delapan belas persona pemanasan.
8,1–12,0Lulus dua Easy, kebuka Medium. Lulus tiga Medium plus tiga Easy, kebuka Hard.
12,0–15,9Hard lulus tiga, baru Elite, dan tingkatnya nggak bisa dibeli, harus lulus.
15,9–20,0Link di bio, mulai malam ini juga.
Tekanan: Nadia, delapan belas, nggak bisa dibeli · Musik: synth hangat sore, naik bertahap tiap tingkat disebut, puncak lega menutup
Sisipan editor: sisipkan rekaman layar asli grid persona (kartu Easy terbuka, Medium terkunci) detik 4 sampai 12.
Caption: Jangan langsung lawan Nadia. Mulai dari Easy (18 persona), naik tingkat dengan lulus — bukan dengan bayar. Link di bio. #chatgym
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — rooftop kos saat matahari sore, pagar polos, jemuran kosong, gedung kota samar di belakang. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('MULAI DARI / TINGKAT EASY', plus baris kecil 'jangan langsung Nadia'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah bersandar di pagar rooftop sore, mengangkat telapak tangan ke lensa seperti menahan.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menghitung nama dengan jari sambil tersenyum, angin sore menggerakkan rambutnya sedikit; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Jangan langsung lawan Nadia, si diva SCBD.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menumpuk tangan bertingkat seperti menaiki anak tangga, dua tingkat; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Mulai dari Easy: Salsa, Ayu, Tiara, delapan belas persona pemanasan.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menambah satu tingkat lebih tinggi, lalu menggoyangkan telunjuk tanda tidak bisa; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Lulus dua Easy, kebuka Medium. Lulus tiga Medium plus tiga Easy, kebuka Hard.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun lalu ke bawah ke arah bio dengan anggukan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Hard lulus tiga, baru Elite, dan tingkatnya nggak bisa dibeli, harus lulus.".
detik 15,9 sampai 20,0: dia menunjuk ke atas ke arah nama akun lalu ke bawah ke arah bio dengan anggukan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Link di bio, mulai malam ini juga.".

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "Nadia", "delapan belas", "nggak bisa dibeli". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0, tidak boleh senyap: synth hangat sore, naik bertahap tiap tingkat disebut, puncak lega menutup. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.

20 Iklan video 20 detik — CTA ke bawah + penutup CHATGYM

Sudut dibagi: MASALAH · CARA · BUKTI · MITOS · ANALOGI · GURU COACH · OBJEKSI · OFFER · STORY · KOMPARASI · SOSIAL. Format T/V/P dicampur, lokasi dirotasi.

A01-frame.png · 1080×1920
A01 · Talk-to-cam (lip-sync) · kos

MASALAH · halo mati

CHAT-MU MATI
SETELAH HALO?latihan, bukan bakat
0,0–0,3dia sudah duduk di meja kos, mengangkat HP berlayar gelap dan menunjukkannya ke lensa sambil mengangkat bahu
0,3–4,2Chat-mu mati setelah halo? Sama, dulu aku.
4,2–8,1Halo itu nyuruh dia mikirin bahan obrolan, dan dia males.
8,1–12,0Di ChatGym pesan pertamamu langsung dinilai: kenapa salah, dan versi yang lebih baik.
12,0–15,9Enam puluh enam persona buat latihan, dari Easy sampai Elite.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai latihan malam ini.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: halo, dinilai, enam puluh enam · Musik: ketukan elektronik ringan menggantung di awal, berubah hangat dan yakin di bagian penilaian, menutup mantap sampai frame terakhir
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('CHAT-MU MATI / SETELAH HALO?', plus baris kecil 'latihan, bukan bakat'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di meja kos, mengangkat HP berlayar gelap dan menunjukkannya ke lensa sambil mengangkat bahu.
detik 0,3 sampai 4,2: dia mengetuk dahinya dua kali lalu mengibaskan tangan tanda males; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Chat-mu mati setelah halo? Sama, dulu aku.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengangkat telunjuk, lalu membuat gerakan mencentang di udara dan menunjuk sebuah titik seolah membaca versi lebih baik; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Halo itu nyuruh dia mikirin bahan obrolan, dan dia males.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia membentangkan kedua tangan lebar lalu menaikkannya bertahap seperti anak tangga; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Di ChatGym pesan pertamamu langsung dinilai: kenapa salah, dan versi yang lebih baik.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai dua kali; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Enam puluh enam persona buat latihan, dari Easy sampai Elite.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai dua kali; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai latihan malam ini.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "halo", "dinilai", "enam puluh enam". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: ketukan elektronik ringan menggantung di awal, berubah hangat dan yakin di bagian penilaian, menutup mantap sampai frame terakhir. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A02-frame.png · 1080×1920
A02 · B-roll + voice-over · kasur

MASALAH · dibaca doang

DIBACA
TAPI NGGAK DIBALESkenapa?
0,0–0,3dia sudah berbaring di kamar remang, HP membelakangi lensa, jempolnya berhenti lalu dia menghela napas
0,3–4,2Dibaca, centang dua biru, nggak dibales.
4,2–8,1Bukan karena kamu jelek, tapi karena pesanmu nggak kasih dia bahan.
8,1–12,0ChatGym nilai tiap pesanmu sebelum kamu kirim ke orang beneran.
12,0–15,9Persona-nya bales dengan jeda, tes kecil, kadang dingin, persis orang asli.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, latihan dulu di sini sebelum kirim.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: nggak dibales, bahan, kayak asli · Musik: piano sunyi dan sepi di awal, lampu menyala diikuti nada hangat, naik penuh harap, menutup mantap tanpa senyap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar tidur remang malam hari, dia berbaring di kasur, wajah terutama disinari cahaya layar HP (layarnya sendiri membelakangi lensa), lampu tidur hangat. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('DIBACA / TAPI NGGAK DIBALES', plus baris kecil 'kenapa?'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berbaring di kamar remang, HP membelakangi lensa, jempolnya berhenti lalu dia menghela napas.
detik 0,3 sampai 4,2: dia meletakkan HP di perut dan menatap langit-langit, telapak tangan menutup mata; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dibaca, centang dua biru, nggak dibales.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia duduk, menyalakan lampu tidur, mengetik lebih pelan sambil mengangguk kecil; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Bukan karena kamu jelek, tapi karena pesanmu nggak kasih dia bahan.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menunggu, menoleh ke HP, tersenyum tipis saat getaran balasan datang; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "ChatGym nilai tiap pesanmu sebelum kamu kirim ke orang beneran.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Persona-nya bales dengan jeda, tes kecil, kadang dingin, persis orang asli.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, latihan dulu di sini sebelum kirim.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "nggak dibales", "bahan", "kayak asli". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: piano sunyi dan sepi di awal, lampu menyala diikuti nada hangat, naik penuh harap, menutup mantap tanpa senyap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A03-frame.png · 1080×1920
A03 · Talk-to-cam (lip-sync) · kafe

MASALAH · mode wawancara

UMUR? KERJA?
DOMISILI?itu wawancara, bukan chat
0,0–0,3dia sudah duduk di kafe, menirukan orang mengisi formulir dengan pulpen di udara, ekspresi datar
0,3–4,2Umur? Kerja apa? Domisili? Itu wawancara, bukan chat.
4,2–8,1Tiga pertanyaan tertutup beruntun bikin dia ngerasa lagi diseleksi.
8,1–12,0Satu pertanyaan terbuka selalu menang, dan ChatGym kasih contohnya tiap kamu salah.
12,0–15,9Latihan lawan persona yang bales sesuai karakternya sendiri, bukan skrip kaku.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, coba ronde pertamamu sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: wawancara, diseleksi, terbuka · Musik: irama jazz ringan kaku di awal, melonggar jadi hangat saat pertanyaan terbuka disebut, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kedai kopi minimalis terang di dekat jendela besar pagi hari, meja kayu, satu es kopi di gelas polos, cahaya siang lembut. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('UMUR? KERJA? / DOMISILI?', plus baris kecil 'itu wawancara, bukan chat'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di kafe, menirukan orang mengisi formulir dengan pulpen di udara, ekspresi datar.
detik 0,3 sampai 4,2: dia mengangkat tiga jari kaku lalu menurunkannya satu-satu sambil menggeleng; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Umur? Kerja apa? Domisili? Itu wawancara, bukan chat.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengangkat satu jari, lalu membuka telapak tangan ke lensa seperti menyodorkan contoh; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga pertanyaan tertutup beruntun bikin dia ngerasa lagi diseleksi.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia memegang HP berlayar gelap, mengetik santai, tersenyum; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Satu pertanyaan terbuka selalu menang, dan ChatGym kasih contohnya tiap kamu salah.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Latihan lawan persona yang bales sesuai karakternya sendiri, bukan skrip kaku.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, coba ronde pertamamu sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "wawancara", "diseleksi", "terbuka". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: irama jazz ringan kaku di awal, melonggar jadi hangat saat pertanyaan terbuka disebut, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A04-frame.png · 1080×1920
A04 · Talk-to-cam (lip-sync) · warkop

CARA · dinilai tiap pesan

TIAP PESAN
DAPAT NILAIbukan di akhir
0,0–0,3dia sudah duduk di warkop, menjentikkan jari ke lensa lalu mengangkat HP berlayar gelap
0,3–4,2Tiap pesanmu dapat nilai, bukan di akhir.
4,2–8,1Centang hijau lolos, segitiga kuning kurang tajam, silang merah gugur.
8,1–12,0Tiap nilai ada alasannya, plus versi pesan yang lebih baik buat dipelajari.
12,0–15,9Satu sesi enam ronde, selesai sepuluh sampai dua puluh menit sebelum tidur.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, nilai pesanmu sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: tiap pesan, gugur, enam ronde · Musik: perkusi ringan seperti ketukan meja, aksen kecil tiap simbol, menutup cerah mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — warung kopi pinggir jalan saat senja: bangku plastik, bangku kayu, gelas kopi hitam, lampu gantung kecil, dinding polos. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('TIAP PESAN / DAPAT NILAI', plus baris kecil 'bukan di akhir'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di warkop, menjentikkan jari ke lensa lalu mengangkat HP berlayar gelap.
detik 0,3 sampai 4,2: dia membentuk centang, segitiga, dan silang dengan jari berurutan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap pesanmu dapat nilai, bukan di akhir.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengetuk HP lalu menunjuk sebuah titik di udara seolah membaca versi lebih baik; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Centang hijau lolos, segitiga kuning kurang tajam, silang merah gugur.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat enam jari lalu melirik jam tangan hitamnya; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap nilai ada alasannya, plus versi pesan yang lebih baik buat dipelajari.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Satu sesi enam ronde, selesai sepuluh sampai dua puluh menit sebelum tidur.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, nilai pesanmu sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "tiap pesan", "gugur", "enam ronde". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: perkusi ringan seperti ketukan meja, aksen kecil tiap simbol, menutup cerah mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A05-frame.png · 1080×1920
A05 · POV tangan + voice-over · rooftop

CARA · versi lebih baik

VERSI
LEBIH BAIKtiap kali kamu salah
0,0–0,3sudut pandang mata sendiri: dua tangan memegang HP berlayar gelap di rooftop sore, ibu jari sudah mengetik
0,3–4,2Salah sekali, langsung dikasih versi yang lebih baik.
4,2–8,1Aku ngetik: hai, anak mana. Gugur, dibaca doang.
8,1–12,0Versi barunya: bio kamu bilang no small talk, deal, kopi Sabtu jam empat?
12,0–15,9Dia bales dalam dua menit, dan aku akhirnya ngerti bedanya di mana.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai latihanmu malam ini.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: versi, gugur, dua menit · Musik: synth hangat sore menggantung, jeda kesal pendek, naik lega saat balasan datang, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — rooftop kos saat matahari sore, pagar polos, jemuran kosong, gedung kota samar di belakang. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('VERSI / LEBIH BAIK', plus baris kecil 'tiap kali kamu salah'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, sudut pandang mata sendiri: dua tangannya dan HP terlihat di bagian bawah bingkai, latar tempat di belakang. Kamera berubah tiap ketukan: dekat ke tangan, sedikit menjauh, miring ke cahaya, condong ke depan, mengangkat menutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: sudut pandang mata sendiri: dua tangan memegang HP berlayar gelap di rooftop sore, ibu jari sudah mengetik.
detik 0,3 sampai 4,2: ibu jari berhenti, tangan kiri menepuk pagar pelan tanda kesal; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Salah sekali, langsung dikasih versi yang lebih baik.".
detik 4,2 sampai 8,1: kedua ibu jari mengetik lebih panjang dan yakin, HP sedikit diangkat; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Aku ngetik: hai, anak mana. Gugur, dibaca doang.".
detik 8,1 sampai 12,0: HP diam sejenak lalu bergetar, tangan kanan mengepal kecil tanda senang; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Versi barunya: bio kamu bilang no small talk, deal, kopi Sabtu jam empat?".
detik 12,0 sampai 15,9: satu jari menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dia bales dalam dua menit, dan aku akhirnya ngerti bedanya di mana.".
detik 15,9 sampai 18,5: satu jari menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai latihanmu malam ini.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "versi", "gugur", "dua menit". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: synth hangat sore menggantung, jeda kesal pendek, naik lega saat balasan datang, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A06-frame.png · 1080×1920
A06 · B-roll + voice-over · gym

CARA · enam ronde

6 RONDE
SATU SESIkayak sparing
0,0–0,3dia sudah memukul samsak dengan irama, kamera dari samping, napasnya teratur
0,3–4,2Enam ronde satu sesi, kayak sparing beneran.
4,2–8,1Pembuka, cerita, tanam benih ketemu, ajak, atur jadwal, kunci tempat dan jam.
8,1–12,0Tiap ronde harus meyakinkan dia dua kali, nggak bisa asal lewat begitu aja.
12,0–15,9Lulus, kamu dapat sertifikat, XP, dan persona berikutnya kebuka.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, ronde satu menunggu.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: enam ronde, dua kali, kebuka · Musik: drum bertenaga sejak awal, menebal tiap pukulan, puncak semangat, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — gym kecil lingkungan yang sederhana: rak dumbbell, samsak tinju, lantai karet, lampu neon, tanpa poster. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('6 RONDE / SATU SESI', plus baris kecil 'kayak sparing'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah memukul samsak dengan irama, kamera dari samping, napasnya teratur.
detik 0,3 sampai 4,2: dia berhenti dan menghitung enam dengan jari sambil menyeka keringat dengan punggung tangan; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Enam ronde satu sesi, kayak sparing beneran.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia memukul samsak dua kali lebih keras lalu mengangkat dua jari ke lensa; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Pembuka, cerita, tanam benih ketemu, ajak, atur jadwal, kunci tempat dan jam.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia duduk di bangku, mengangkat HP berlayar gelap dan mengangguk puas; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap ronde harus meyakinkan dia dua kali, nggak bisa asal lewat begitu aja.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Lulus, kamu dapat sertifikat, XP, dan persona berikutnya kebuka.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, ronde satu menunggu.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "enam ronde", "dua kali", "kebuka". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: drum bertenaga sejak awal, menebal tiap pukulan, puncak semangat, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A07-frame.png · 1080×1920
A07 · Talk-to-cam (lip-sync) · kos

BUKTI · rapor 5 dimensi

SKOR NGOBROLMU
BERAPA?5 dimensi
0,0–0,3dia sudah mengangkat empat jari ke lensa dengan muka pasrah, HP berlayar gelap di meja
0,3–4,2Skor ngobrolmu berapa? Aku dulu empat koma dua.
4,2–8,1Opener, kedalaman, humor, respect, closing, semua dinilai satu sampai sepuluh.
8,1–12,0Guru Coach baca seluruh transkrip, kasih pola kesalahan dan rencana tiga hari.
12,0–15,9Tiga minggu kemudian skorku naik jadi tujuh koma dua, dari latihan.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, cek skormu sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: empat koma dua, pola kesalahan, tujuh koma dua · Musik: piano lembut ragu di awal, naik bertahap tiap dimensi, puncak bangga di skor tujuh, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('SKOR NGOBROLMU / BERAPA?', plus baris kecil '5 dimensi'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah mengangkat empat jari ke lensa dengan muka pasrah, HP berlayar gelap di meja.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menghitung lima hal dengan jari satu per satu sambil mengangguk; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Skor ngobrolmu berapa? Aku dulu empat koma dua.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menirukan orang membaca dengan telunjuk bergerak, lalu mengangkat tiga jari; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Opener, kedalaman, humor, respect, closing, semua dinilai satu sampai sepuluh.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat tujuh jari dengan senyum lebar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Guru Coach baca seluruh transkrip, kasih pola kesalahan dan rencana tiga hari.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga minggu kemudian skorku naik jadi tujuh koma dua, dari latihan.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, cek skormu sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "empat koma dua", "pola kesalahan", "tujuh koma dua". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: piano lembut ragu di awal, naik bertahap tiap dimensi, puncak bangga di skor tujuh, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A08-frame.png · 1080×1920
A08 · B-roll + voice-over · motor

BUKTI · streak & XP

STREAK 12
HARIsepuluh menit tiap malam
0,0–0,3dia sudah duduk di motor parkir depan minimarket malam, mengangkat HP berlayar gelap, mengangguk santai
0,3–4,2Dua belas hari beruntun, sepuluh menit tiap malam.
4,2–8,1Sepulang kerja di parkiran, di kamar, sebelum tidur, kapan aja sempat.
8,1–12,0Tiap pesan lolos, XP naik, streak kejaga, persona baru ikut kebuka.
12,0–15,9Kebiasaannya kebentuk tanpa kerasa, kayak olahraga ringan tiap hari.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai hari pertamamu malam ini.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: dua belas, XP naik, kebiasaan · Musik: beat lo-fi malam yang santai, aksen kecil saat jempol, menutup hangat mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — parkiran motor depan minimarket malam hari, dia duduk di motor matic yang terparkir, cahaya toko hangat, papan nama di luar bingkai. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('STREAK 12 / HARI', plus baris kecil 'sepuluh menit tiap malam'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di motor parkir depan minimarket malam, mengangkat HP berlayar gelap, mengangguk santai.
detik 0,3 sampai 4,2: dia melirik jam tangan, menggulir HP santai, cahaya toko hangat di wajahnya; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dua belas hari beruntun, sepuluh menit tiap malam.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengepalkan tangan kecil tanda menang lalu mengacungkan jempol; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sepulang kerja di parkiran, di kamar, sebelum tidur, kapan aja sempat.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menyandarkan punggung ke motor, tersenyum lega, meregangkan leher; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap pesan lolos, XP naik, streak kejaga, persona baru ikut kebuka.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Kebiasaannya kebentuk tanpa kerasa, kayak olahraga ringan tiap hari.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai hari pertamamu malam ini.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "dua belas", "XP naik", "kebiasaan". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: beat lo-fi malam yang santai, aksen kecil saat jempol, menutup hangat mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A09-frame.png · 1080×1920
A09 · Talk-to-cam (lip-sync) · kafe

BUKTI · 66 persona 4 tingkat

66 LAWAN
4 TINGKATdari mahasiswi sampai diva
0,0–0,3dia sudah duduk di kafe sambil membentangkan tangan lebar ke lensa, lalu menunjukkan empat jari
0,3–4,2Enam puluh enam lawan latihan, empat tingkat.
4,2–8,1Mahasiswi, barista, dokter gigi, pramugari, sampai diva SCBD yang alergi small talk.
8,1–12,0Tiap persona punya bio dan tiga sampai lima foto penuh clue buat opener-mu.
12,0–15,9Naik tingkat dengan lulus, bukan dengan bayar lebih.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, pilih lawan pertamamu sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: enam puluh enam, clue, bukan dengan bayar · Musik: gitar pop cerah, tiap profesi diberi ketukan, puncak ceria, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kedai kopi minimalis terang di dekat jendela besar pagi hari, meja kayu, satu es kopi di gelas polos, cahaya siang lembut. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('66 LAWAN / 4 TINGKAT', plus baris kecil 'dari mahasiswi sampai diva'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di kafe sambil membentangkan tangan lebar ke lensa, lalu menunjukkan empat jari.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menghitung profesi dengan jari, ekspresi makin kagum, berakhir dengan mengangkat alis; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Enam puluh enam lawan latihan, empat tingkat.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengangkat HP berlayar gelap dan menunjuk-nunjuk layar belakangnya seolah menunjuk clue; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Mahasiswi, barista, dokter gigi, pramugari, sampai diva SCBD yang alergi small talk.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia membuat gerakan naik tangga dengan tangan lalu menggoyangkan telunjuk; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap persona punya bio dan tiga sampai lima foto penuh clue buat opener-mu.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Naik tingkat dengan lulus, bukan dengan bayar lebih.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, pilih lawan pertamamu sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "enam puluh enam", "clue", "bukan dengan bayar". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: gitar pop cerah, tiap profesi diberi ketukan, puncak ceria, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A10-frame.png · 1080×1920
A10 · Talk-to-cam (lip-sync) · halte

MITOS · bakat

JAGO NGOBROL
BUKAN BAKATitu latihan
0,0–0,3dia sudah berdiri di trotoar pagi, menggeleng ke lensa sambil mengangkat tangan membantah
0,3–4,2Jago ngobrol itu bukan bakat, itu latihan, serius.
4,2–8,1Temenmu yang luwes itu latihan tiap hari sejak kecil tanpa sadar, bertahun-tahun.
8,1–12,0Kamu bisa ngejar: sepuluh menit semalam, enam ronde, dinilai tiap pesan.
12,0–15,9Tiga minggu latihan, closing-ku naik dari empat ke tujuh.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai ngejar dari sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: latihan, sepuluh menit, empat ke tujuh · Musik: langkah kaki ringan dan gitar pagi, naik mantap di angka, menutup penuh semangat
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — trotoar kota yang sepi pagi hari di samping halte polos, pepohonan, cahaya lembut, tanpa papan terbaca. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('JAGO NGOBROL / BUKAN BAKAT', plus baris kecil 'itu latihan'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berdiri di trotoar pagi, menggeleng ke lensa sambil mengangkat tangan membantah.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menunjuk ke samping seolah menunjuk temannya lalu menggerakkan jari seperti orang ngobrol lancar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Jago ngobrol itu bukan bakat, itu latihan, serius.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menunjukkan sepuluh jari, lalu enam jari, lalu mencentang udara; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Temenmu yang luwes itu latihan tiap hari sejak kecil tanpa sadar, bertahun-tahun.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat empat jari lalu tujuh jari dengan senyum; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Kamu bisa ngejar: sepuluh menit semalam, enam ronde, dinilai tiap pesan.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiga minggu latihan, closing-ku naik dari empat ke tujuh.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai ngejar dari sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "latihan", "sepuluh menit", "empat ke tujuh". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: langkah kaki ringan dan gitar pagi, naik mantap di angka, menutup penuh semangat. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A11-frame.png · 1080×1920
A11 · B-roll + voice-over · gym

ANALOGI · gym

GYM BUAT
OTOT NGOBROLserius
0,0–0,3dia sudah mengangkat dumbbell ringan sambil melirik lensa dengan senyum tipis, kamera dari samping
0,3–4,2Ini gym, tapi buat otot ngobrol, beneran.
4,2–8,1Beban ringan dulu: persona Easy yang manis dan gampang dibales.
8,1–12,0Naik ke Medium yang sassy, Hard yang selektif, Elite yang penuh chemistry.
12,0–15,9Tiap selesai sesi ada pelatih yang bedah gaya ngobrolmu sampai detail.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, angkat beban pertamamu hari ini.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: otot ngobrol, Easy, pelatih · Musik: drum gym bertenaga, menebal tiap tingkat beban, puncak mantap, menutup tanpa senyap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — gym kecil lingkungan yang sederhana: rak dumbbell, samsak tinju, lantai karet, lampu neon, tanpa poster. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('GYM BUAT / OTOT NGOBROL', plus baris kecil 'serius'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah mengangkat dumbbell ringan sambil melirik lensa dengan senyum tipis, kamera dari samping.
detik 0,3 sampai 4,2: dia meletakkan dumbbell ringan dan mengelus rak seperti memilih; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ini gym, tapi buat otot ngobrol, beneran.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengambil dumbbell yang lebih berat, lalu yang lebih berat lagi, napas makin dalam; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Beban ringan dulu: persona Easy yang manis dan gampang dibales.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menoleh ke samping seolah mendengar pelatih, mengangguk, lalu mengacungkan jempol; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Naik ke Medium yang sassy, Hard yang selektif, Elite yang penuh chemistry.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Tiap selesai sesi ada pelatih yang bedah gaya ngobrolmu sampai detail.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, angkat beban pertamamu hari ini.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "otot ngobrol", "Easy", "pelatih". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: drum gym bertenaga, menebal tiap tingkat beban, puncak mantap, menutup tanpa senyap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A12-frame.png · 1080×1920
A12 · Talk-to-cam (lip-sync) · kos

GURU COACH

SELESAI SESI
DIBEDAHbukan cuma skor
0,0–0,3dia sudah membuka kedua telapak tangan di meja seperti membuka buku, menatap lensa serius
0,3–4,2Selesai sesi, obrolanmu dibedah, bukan cuma dinilai.
4,2–8,1Guru Coach baca transkrip utuh, nemuin pola yang kamu sendiri nggak sadar.
8,1–12,0Punyaku: di ronde empat aku balik nanya terus, jadi dia yang ngajak.
12,0–15,9Dapat tiga teknik konkret dan rencana latihan tiga hari ke depan.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, minta bedahan pertamamu.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: dibedah, pola, tiga teknik · Musik: piano tenang seperti ruang konsultasi, aksen saat pola ditemukan, menguat hangat, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('SELESAI SESI / DIBEDAH', plus baris kecil 'bukan cuma skor'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah membuka kedua telapak tangan di meja seperti membuka buku, menatap lensa serius.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menelusuri meja dengan telunjuk seperti membaca baris demi baris lalu berhenti dan mengetuk satu titik; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Selesai sesi, obrolanmu dibedah, bukan cuma dinilai.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menunjuk dirinya sendiri, lalu menunjuk ke luar bingkai, menggeleng kecil; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Guru Coach baca transkrip utuh, nemuin pola yang kamu sendiri nggak sadar.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat tiga jari, lalu tiga jari lagi sambil mengangguk; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Punyaku: di ronde empat aku balik nanya terus, jadi dia yang ngajak.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dapat tiga teknik konkret dan rencana latihan tiga hari ke depan.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, minta bedahan pertamamu.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "dibedah", "pola", "tiga teknik". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: piano tenang seperti ruang konsultasi, aksen saat pola ditemukan, menguat hangat, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A13-frame.png · 1080×1920
A13 · Talk-to-cam (lip-sync) · warkop

OBJEKSI · bukan orang beneran

INI BUKAN
ORANG BENERANdan itu intinya
0,0–0,3dia sudah mengangkat telapak tangan ke lensa seperti mengakui, duduk di bangku warkop
0,3–4,2Ini bukan orang beneran, justru itu intinya.
4,2–8,1Kamu boleh salah seratus kali tanpa ada satu pun yang malu.
8,1–12,0Persona-nya dilatih dari pola ribuan percakapan: ada jeda, tes, dan soft-no.
12,0–15,9Salah di sini dulu, biar benar di luar sana nanti.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai salah yang aman dulu.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: bukan orang beneran, seratus kali, benar di luar · Musik: gitar akustik jujur, ketukan lucu saat menepuk pipi, hangat yakin di akhir, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — warung kopi pinggir jalan saat senja: bangku plastik, bangku kayu, gelas kopi hitam, lampu gantung kecil, dinding polos. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('INI BUKAN / ORANG BENERAN', plus baris kecil 'dan itu intinya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah mengangkat telapak tangan ke lensa seperti mengakui, duduk di bangku warkop.
detik 0,3 sampai 4,2: dia merentangkan kedua tangan lebar lalu menepuk pipinya sendiri sambil tertawa; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ini bukan orang beneran, justru itu intinya.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia mengetuk HP berlayar gelap tiga kali pelan, lalu mengangkat bahu kecil menirukan soft-no; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Kamu boleh salah seratus kali tanpa ada satu pun yang malu.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menunjuk meja lalu menunjuk ke luar jendela, mengangguk; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Persona-nya dilatih dari pola ribuan percakapan: ada jeda, tes, dan soft-no.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Salah di sini dulu, biar benar di luar sana nanti.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai salah yang aman dulu.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "bukan orang beneran", "seratus kali", "benar di luar". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: gitar akustik jujur, ketukan lucu saat menepuk pipi, hangat yakin di akhir, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A14-frame.png · 1080×1920
A14 · B-roll + voice-over · mobil

OBJEKSI · malu

LATIHAN
DIAM-DIAMnggak ada yang lihat
0,0–0,3dia sudah duduk di kursi belakang mobil malam, HP berlayar gelap di tangan, melirik jendela lalu ke HP
0,3–4,2Latihan diam-diam, nggak ada yang lihat.
4,2–8,1Di mobil pulang kerja, di kamar kos, sepuluh menit aja cukup.
8,1–12,0Salah, dikasih tahu pelan. Benar, dapat XP dan streak.
12,0–15,9Nggak ada grup, nggak ada yang ngetawain, cuma kamu dan lawan latihanmu.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, mulai tanpa ada yang tahu sama sekali.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: diam-diam, sepuluh menit, nggak ada yang ngetawain · Musik: lo-fi malam lembut, lampu kota berkedip dalam irama, menutup hangat mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kursi belakang mobil pesanan malam hari, pantulan lampu kota di jendela, dia menatap kamera yang dipegang setinggi perut. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('LATIHAN / DIAM-DIAM', plus baris kecil 'nggak ada yang lihat'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di kursi belakang mobil malam, HP berlayar gelap di tangan, melirik jendela lalu ke HP.
detik 0,3 sampai 4,2: dia bersandar santai, melirik jam tangan, lampu kota lewat di jendela; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Latihan diam-diam, nggak ada yang lihat.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia meringis kecil lalu tersenyum dan mengangguk; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Di mobil pulang kerja, di kamar kos, sepuluh menit aja cukup.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia menutup HP ke perut, menatap jendela tenang, bahu rileks; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Salah, dikasih tahu pelan. Benar, dapat XP dan streak.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Nggak ada grup, nggak ada yang ngetawain, cuma kamu dan lawan latihanmu.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, mulai tanpa ada yang tahu sama sekali.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "diam-diam", "sepuluh menit", "nggak ada yang ngetawain". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: lo-fi malam lembut, lampu kota berkedip dalam irama, menutup hangat mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A15-frame.png · 1080×1920
A15 · Talk-to-cam (lip-sync) · taman

OBJEKSI · introvert

INTROVERT
BISA JAGO NGOBROLaku buktinya
0,0–0,3dia sudah duduk di bangku taman pagi, menunjuk dirinya sambil tersenyum kecil
0,3–4,2Aku introvert, dan aku bisa jago ngobrol.
4,2–8,1Bukan jadi orang lain, tapi belajar baca profil dan nanya yang tepat.
8,1–12,0Introvert justru unggul di kedalaman, tinggal latihan opener dan closing saja.
12,0–15,9Delapan belas persona lulus dalam tiga minggu, pelan tapi pasti.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, latihan sesuai ritmemu sendiri.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: introvert, kedalaman, delapan belas · Musik: ukulele dan piano pagi yang lembut, naik pelan tapi pasti, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — taman kota Minggu pagi: jalur lari, pepohonan, bangku taman, orang-orang jauh dan buram. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('INTROVERT / BISA JAGO NGOBROL', plus baris kecil 'aku buktinya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di bangku taman pagi, menunjuk dirinya sambil tersenyum kecil.
detik 0,3 sampai 4,2: dia menggeleng lalu membuat gerakan membaca dengan telunjuk dan mengetuk pelipis; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Aku introvert, dan aku bisa jago ngobrol.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menempelkan telapak tangan di depan hatinya lalu menunjuk dua arah berbeda; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Bukan jadi orang lain, tapi belajar baca profil dan nanya yang tepat.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat tangan pelan-pelan seperti menaiki tangga, sabar; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Introvert justru unggul di kedalaman, tinggal latihan opener dan closing saja.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Delapan belas persona lulus dalam tiga minggu, pelan tapi pasti.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, latihan sesuai ritmemu sendiri.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "introvert", "kedalaman", "delapan belas". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: ukulele dan piano pagi yang lembut, naik pelan tapi pasti, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A16-frame.png · 1080×1920
A16 · Talk-to-cam (lip-sync) · kafe

OFFER · sekali bayar

SEKALI BAYAR
AKSES SELAMANYAtanpa langganan
0,0–0,3dia sudah mengangkat satu jari ke lensa lalu membuat gerakan melingkar besar dengan tangan
0,3–4,2Sekali bayar, akses selamanya, tanpa langganan bulanan.
4,2–8,1Enam puluh enam persona, enam ronde per sesi, dinilai tiap pesan.
8,1–12,0Guru Coach pakai kredit, chat sama personanya nggak pakai kredit.
12,0–15,9Seratus empat puluh sembilan ribu, lebih murah dari sekali nraktir yang nggak dibales.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, ambil membernya sekarang.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: sekali bayar, enam puluh enam, nggak dibales · Musik: pop akustik cerah dan yakin, aksen saat harga disebut, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kedai kopi minimalis terang di dekat jendela besar pagi hari, meja kayu, satu es kopi di gelas polos, cahaya siang lembut. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('SEKALI BAYAR / AKSES SELAMANYA', plus baris kecil 'tanpa langganan'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah mengangkat satu jari ke lensa lalu membuat gerakan melingkar besar dengan tangan.
detik 0,3 sampai 4,2: dia membentangkan tangan lalu menunjukkan enam jari, lalu mencentang udara; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sekali bayar, akses selamanya, tanpa langganan bulanan.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia memutar telapak tangan seperti menimbang dua hal; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Enam puluh enam persona, enam ronde per sesi, dinilai tiap pesan.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia mengangkat gelas es kopi, melirik lensa, lalu meletakkannya sambil tertawa kecil; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Guru Coach pakai kredit, chat sama personanya nggak pakai kredit.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Seratus empat puluh sembilan ribu, lebih murah dari sekali nraktir yang nggak dibales.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, ambil membernya sekarang.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "sekali bayar", "enam puluh enam", "nggak dibales". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: pop akustik cerah dan yakin, aksen saat harga disebut, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A17-frame.png · 1080×1920
A17 · POV tangan + voice-over · kos

OFFER · persona pertama

PILIH LAWAN
PERTAMAMUSalsa, 24, Bandung
0,0–0,3sudut pandang mata sendiri: tangan memegang HP berlayar gelap di meja kos, ibu jari menggulir pelan
0,3–4,2Lawan pertamamu: Salsa, dua puluh empat, dari Bandung.
4,2–8,1Baru pindah ke Jakarta, punya golden retriever bernama Mochi, suka jalan pagi Minggu.
8,1–12,0Bionya: jangan ajak nonton horor, sisanya boleh, katanya.
12,0–15,9Pakai itu jadi pembuka, lihat dia bales apa, dan lihat nilaimu langsung.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, Salsa nunggu kamu.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: Salsa, Mochi, nilaimu · Musik: synth hangat penasaran, ketukan geli kecil, naik lega, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar kos kecil yang rapi di malam hari: meja belajar dengan lampu hangat, dinding polos, gelas polos, HP tertelungkup di meja. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('PILIH LAWAN / PERTAMAMU', plus baris kecil 'Salsa, 24, Bandung'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, sudut pandang mata sendiri: dua tangannya dan HP terlihat di bagian bawah bingkai, latar tempat di belakang. Kamera berubah tiap ketukan: dekat ke tangan, sedikit menjauh, miring ke cahaya, condong ke depan, mengangkat menutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: sudut pandang mata sendiri: tangan memegang HP berlayar gelap di meja kos, ibu jari menggulir pelan.
detik 0,3 sampai 4,2: ibu jari berhenti, HP sedikit didekatkan seperti memperhatikan foto; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Lawan pertamamu: Salsa, dua puluh empat, dari Bandung.".
detik 4,2 sampai 8,1: tangan kiri mengetuk meja dua kali geli, ibu jari kanan menggulir lagi; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Baru pindah ke Jakarta, punya golden retriever bernama Mochi, suka jalan pagi Minggu.".
detik 8,1 sampai 12,0: kedua ibu jari mengetik lebih lama dan yakin, lalu HP diangkat sedikit menunggu; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Bionya: jangan ajak nonton horor, sisanya boleh, katanya.".
detik 12,0 sampai 15,9: satu jari menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Pakai itu jadi pembuka, lihat dia bales apa, dan lihat nilaimu langsung.".
detik 15,9 sampai 18,5: satu jari menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, Salsa nunggu kamu.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "Salsa", "Mochi", "nilaimu". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: synth hangat penasaran, ketukan geli kecil, naik lega, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A18-frame.png · 1080×1920
A18 · B-roll + voice-over · kasur

STORY · malam gugur

GUGUR 2 KALI
LULUS 3 KALImalam yang sama
0,0–0,3dia sudah berbaring miring di kasur remang, HP membelakangi lensa, dia mendesah dan menjatuhkan HP ke bantal
0,3–4,2Gugur dua kali, lulus tiga kali, semalam aja.
4,2–8,1Pembuka pertama halo: dibales dingin dua kata, lalu hilang.
8,1–12,0Kedua anak mana: dibilang kayak wawancara kerja, gugur lagi, dingin.
12,0–15,9Ketiga aku baca profilnya dulu lima menit, lulus, lanjut dua persona lagi, lulus.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, malam ini giliranmu mulai.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: dua kali, hilang, baca profilnya · Musik: piano sunyi, nyaris sepi di bagian gagal, lampu menyala diikuti nada hangat naik sampai lega, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — kamar tidur remang malam hari, dia berbaring di kasur, wajah terutama disinari cahaya layar HP (layarnya sendiri membelakangi lensa), lampu tidur hangat. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('GUGUR 2 KALI / LULUS 3 KALI', plus baris kecil 'malam yang sama'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berbaring miring di kasur remang, HP membelakangi lensa, dia mendesah dan menjatuhkan HP ke bantal.
detik 0,3 sampai 4,2: dia mengangkat HP malas, cahaya layar menyinari wajahnya, lalu menggeleng; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Gugur dua kali, lulus tiga kali, semalam aja.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia telentang dan menutup wajah dengan lengan sebentar; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Pembuka pertama halo: dibales dingin dua kata, lalu hilang.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia duduk tegak, menyalakan lampu tidur, menatap lebih lama, mengetik, senyumnya tumbuh, mengangguk tiga kali; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Kedua anak mana: dibilang kayak wawancara kerja, gugur lagi, dingin.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketiga aku baca profilnya dulu lima menit, lulus, lanjut dua persona lagi, lulus.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, malam ini giliranmu mulai.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "dua kali", "hilang", "baca profilnya". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: piano sunyi, nyaris sepi di bagian gagal, lampu menyala diikuti nada hangat naik sampai lega, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A19-frame.png · 1080×1920
A19 · Talk-to-cam (lip-sync) · kantor

KOMPARASI · tips vs latihan

NONTON TIPS
VS LATIHANbeda hasilnya
0,0–0,3dia sudah berdiri di pantry kantor, menirukan orang menggulir HP sambil menguap lalu melambaikan tangan
0,3–4,2Nonton tips PDKT: nol praktik, besok lupa.
4,2–8,1Latihan di ChatGym: enam ronde, dinilai tiap pesan, langsung kerasa bedanya.
8,1–12,0Teori itu bensin, latihan itu motornya, dua-duanya perlu.
12,0–15,9Sepuluh menit malam ini lebih berguna dari sepuluh video yang kamu lupa.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, pindah dari nonton ke latihan beneran.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: nol kali, enam ronde, sepuluh menit · Musik: beat ringan datar di awal, berubah bertenaga saat latihan disebut, menutup mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — pantry kantor biasa sore hari, meja pantry polos, dispenser air, jendela, tanpa barang bermerek. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('NONTON TIPS / VS LATIHAN', plus baris kecil 'beda hasilnya'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, kamera depan HP setinggi mata, bingkai separuh badan atas persis Gambar 1. Goyangan tangan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: diam mantap, dorong masuk pelan, dekat ke wajah, tarik mundur sedikit, geser halus, dorong masuk penutup sampai sekitar 108 persen.

TEMPO — energi video pendek sosial: dia bicara CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, tanpa jeda mati, gerakan tangan berpindah tegas tiap ketukan; gerakan bibir mengikuti setiap suku kata.

AKSI BERWAKTU DAN DIALOG —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah berdiri di pantry kantor, menirukan orang menggulir HP sambil menguap lalu melambaikan tangan.
detik 0,3 sampai 4,2: dia mengangkat enam jari, mencentang udara, lalu menepuk telapak tangan; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Nonton tips PDKT: nol praktik, besok lupa.".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menirukan menuang dari teko ke gelas, lalu memutar tangan seperti menyalakan mesin; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Latihan di ChatGym: enam ronde, dinilai tiap pesan, langsung kerasa bedanya.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia melirik jam tangan dan mengangguk yakin; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Teori itu bensin, latihan itu motornya, dua-duanya perlu.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Sepuluh menit malam ini lebih berguna dari sepuluh video yang kamu lupa.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, pindah dari nonton ke latihan beneran.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "nol kali", "enam ronde", "sepuluh menit". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: beat ringan datar di awal, berubah bertenaga saat latihan disebut, menutup mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.
A20-frame.png · 1080×1920
A20 · B-roll + voice-over · warkop

SOSIAL · temen nanya

TEMENKU NANYA:
KOK CHAT-MU BEDA?aku jawab jujur
0,0–0,3dia sudah duduk di warkop senja, menoleh ke kursi kosong di sampingnya seolah ditanya teman, tertawa
0,3–4,2Temenku nanya: kok chat-mu sekarang beda banget?
4,2–8,1Aku jawab jujur: aku latihan tiap malam, lawan persona, sepuluh menit doang.
8,1–12,0Dinilai tiap pesan, dibedah tiap sesi, tiga minggu, delapan belas persona lulus.
12,0–15,9Dia nggak percaya, sampai kutunjukin rapor Guru Coach-ku minggu ini.
15,9–18,5Ketuk tombol di bawah, rasain sendiri bedanya.
18,5–20,0PENUTUP: layar krem, tulisan CHATGYM + panah ke bawah
Tekanan: beda, latihan, delapan belas · Musik: gitar warkop santai, aksen lucu saat teman nggak percaya, menutup hangat mantap
⬇ subtitle .ass
Lihat prompt video
GAMBAR 1 ADALAH ACUAN MUTLAK untuk setiap frame. Frame pertama video harus sama persis dengan Gambar 1: pose, bingkai, benda, dan tulisan yang sama; semua gerakan berawal dari pose itu. Klip DIBUKA SUDAH BERGERAK, tanpa pose diam, tanpa hening di awal.

KUNCI TOKOH — pria Indonesia 27 tahun persis seperti di Gambar 1: wajah oval dengan rahang lembut, alis tebal alami, mata cokelat gelap, hidung kecil membulat, rambut hitam pendek rapi agak bergelombang di atas, brewok tipis di sepanjang rahang, tinggi sedang, badan biasa, rona wajah alami sehari-hari persis Gambar 1 tanpa filter. Wajah dan sosoknya terkunci ke Gambar 1 di setiap frame.

KUNCI PAKAIAN — kaos polos hijau lumut lengan pendek, jam tangan hitam sederhana, pakaian tanpa gambar atau tulisan apa pun, sama persis dengan Gambar 1 dari awal sampai akhir.

KUNCI LATAR — warung kopi pinggir jalan saat senja: bangku plastik, bangku kayu, gelas kopi hitam, lampu gantung kecil, dinding polos. Latar dari Gambar 1 tetap diam selama 20 detik: benda dan bayangan tetap di tempatnya kecuali digerakkan tangannya. Semua permukaan polos tanpa tulisan atau angka; layar HP selalu gelap atau membelakangi lensa; tidak ada orang lain yang lewat.

ATURAN TULISAN — satu-satunya tulisan di seluruh klip adalah headline dari Gambar 1 ('TEMENKU NANYA: / KOK CHAT-MU BEDA?', plus baris kecil 'aku jawab jujur'): tetap persis seperti di Gambar 1 sampai detik 3,0, lalu memudar selama 0,4 detik dan tidak pernah kembali. Setelah itu layar bersih dari tulisan apa pun: tanpa teks, tanpa stiker, tanpa emoji — editor yang akan menambah teks.

PENGAMBILAN GAMBAR — satu pengambilan menerus tanpa sambungan, vertikal 9:16, HP dipegang teman setinggi perut, mengikuti gerakannya dengan ayunan halus alami, bukan gimbal. Kamera berubah tiap ketukan: mengikuti dari depan, geser ke samping, dekat ke tangan, tarik mundur memperlihatkan tempat, dorong masuk penutup.

TEMPO — energi video pendek sosial: narasi berjalan CEPAT dan JELAS sekitar 150 sampai 165 kata per menit, aksinya mengalir tanpa jeda mati; dia TIDAK bicara ke kamera, mulutnya tidak mengucapkan narasi.

AKSI BERWAKTU DAN NARASI —
detik 0,0 sampai 0,3: dia sudah duduk di warkop senja, menoleh ke kursi kosong di sampingnya seolah ditanya teman, tertawa.
detik 0,3 sampai 4,2: dia mengangkat bahu jujur lalu menunjukkan HP berlayar gelap ke arah kursi kosong; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Temenku nanya: kok chat-mu sekarang beda banget?".
detik 4,2 sampai 8,1: dia menghitung dengan jari sambil menyeruput kopi hitam; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Aku jawab jujur: aku latihan tiap malam, lawan persona, sepuluh menit doang.".
detik 8,1 sampai 12,0: dia memutar HP ke arah kursi kosong dengan bangga, mengangguk; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dinilai tiap pesan, dibedah tiap sesi, tiga minggu, delapan belas persona lulus.".
detik 12,0 sampai 15,9: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Dia nggak percaya, sampai kutunjukin rapor Guru Coach-ku minggu ini.".
detik 15,9 sampai 18,5: dia menunjuk tegas ke bawah bingkai; narasi mengucapkan cepat dan jelas, persis: "Ketuk tombol di bawah, rasain sendiri bedanya.".
detik 18,5 sampai 20,0: PENUTUP — layar krem polos, di tengah tulisan kapital polos tegak berwarna biru tua 'CHATGYM', di bawahnya satu panah kecil menunjuk ke bawah; tanpa orang, tanpa benda lain; musik tetap berjalan sampai frame terakhir.

SUARA — suara pria Indonesia 27 tahun, nada sedang santai, logat Jakarta sehari-hari, energi pesan suara: cepat, cerah, yakin, hangat, bukan penyiar, bukan robot. Artikulasi jelas di tiap kata walau cepat; tekanan ekstra pada kata "beda", "latihan", "delapan belas". Ada senyum terdengar di kalimat terakhir. Semua kalimat adalah narasi rekaman terpisah yang ditimpa di atas gambar, bukan ucapan di depan kamera.

MUSIK — WAJIB ada dan tidak boleh putus dari detik 0,0 sampai 20,0 termasuk sepanjang penutup, tidak boleh senyap: gitar warkop santai, aksen lucu saat teman nggak percaya, menutup hangat mantap. Instrumental atau gumaman tanpa lirik, selalu di bawah suara.

SUASANA — suara lingkungan tipis sesuai tempat di bawah musik; suara bicara dekat, kering, sedikit terkompresi seperti mikrofon HP; tanpa gema, tanpa efek sinematik.

TAMPILAN — cahaya apa adanya, sedikit bintik sensor, putih agak hangat; tokoh tajam, latar lembut; tanpa gradasi warna film. Harus terlihat seperti rekaman HP sungguhan yang direkam pemuda Indonesia biasa.

JANGAN — satu pengambilan tanpa sambungan dan tanpa pindah tempat; pakaian dan rambut tetap; tidak ada orang atau hewan lain; tanpa filter kecantikan; tanpa kilatan lensa; tanpa benda tambahan; tanpa lambang, tanpa tanda air; tidak ada bahasa Inggris di layar atau ucapan; setelah headline memudar tidak ada tulisan apa pun; musik tidak menenggelamkan suara; wajahnya identik dengan Gambar 1 di setiap frame; setiap gerakan terbaca jelas di layar HP kecil.

30 Iklan foto (2:3, teks sudah dibakar)

30 tata letak & sudut berbeda. Unduh PNG dengan mengklik gambar. Untuk Feed 4:5, potong bagian tengah. Harga mengikuti LP live (Rp149rb).

F01 · quote-card
F02 · checklist
F03 · sticky-note
F04 · typographic
F05 · ladder
F06 · timer
F07 · streak-calendar
F08 · two-words
F09 · question-list
F10 · persona-grid
F11 · certificate
F12 · scoreboard
F13 · receipt
F14 · progress-bar
F15 · notification
F16 · price-anchor
F17 · myth-fact
F18 · pov-hands
F19 · before-after-2
F20 · big-number-6
F21 · coach-note
F22 · rey-portrait
F23 · map-levels
F24 · honest
F25 · night-10min
F26 · objection-intro
F27 · coffee-stub
F28 · three-signals
F29 · persona-spotlight
F30 · friend-question